Lagu Lathi untuk Panggil Setan, Didik Nini Thowok Jelaskan Ini

Wednesday, July 8th 2020. | Lifestyle

Pada dasarnya kesenian dan kebudayaan harus dilestarikan untuk warisan bagi generasi penerus Indoesia agar bisa mengerti dan tahu tentang identitas bangsa Indonesia. Akan tetapi, faktanya saat ini, banyak generasi muda yang justru lebih tertarik dengan budaya Asing dibanding kekayaan budaya negeri sendiri.

Didik Nini ThowokPada dasarnya seni dan kebudayaan Indonesia itu memang sangat banyak dan beragam bentuknya. Hanya saja generasi milenial saat ini kurang tahu akan hal itu. Ungkapan ini diutarakann oleh maestro tari, Didik Nini Thowok yang menyebutkan bahwa seni budaya dianggap akan selalu berkaitan dengan hal-hal mistis.

Sebut saja contohnya yang ada saat ini yakni lagu Lathi yang tengah viral. Dimana lagu ini tiba-tiba dianggap sebagai lagu untuk memanggil setan.

“Kita lihat kemarin viral-nya lathi, saya ingin meluruskan anggapan anak milenial, bahwa kalau tembang macapat Jawa itu identik dengan mengundang demit, itukan ngawur banget,” ujar Didik saat mengisi webinar bertajuk Kekuatan Seni dan Budaya yang digelar oleh fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Dian Nuswantoro, Semarang, Senin (6/7).

Dirinya juga berceirta bahwa saat dirinya menembang pada waktu malam di halaman rumahnya banyak yang berkomentar mengenai ketakutan mereka.

“Saya jam 12 malam, pas purnama saya nembang macapat, itu komennya ada yang takut padahal yang saya tembangkan adalah tembang dolanan,” tuturnya.

Didik pun menyebut bahwa anak-anak yang ada pada zaman sekarang seharusnya punya banyak mendapatkan bimbingan tentang seni dan budaya agar nantinya tidak disalahartikan.

“Seperti saya ini yang sepuh memang mempunyai kewajiban untuk membimbing mereka,” tutupnya.

tags: ,