Mengenal Tentang Fungsi dari Obat Ibuprofen

Monday, March 16th 2020. | Lifestyle

Selama ini mungkin banyak diantara Anda yang kerap kali mendengar mengenai obat ibuprofen, apalagi pada dasarnya dokter juga sering kali meresepkan obat tersebut untuk pasien-pasiennya yang ditujukan untuk mengatasi rasa nyeri. Bahkan jenis obat yang satu ini bisa dikatakan sebagai obat penting di dalam dunia medis. Sehingga sering kali juga dijual secara bebas di pasaran. Bahkan dapat dibeli tanpa menggunakan resep dari dokter.

Lalu sebenarnya apa manfaat yang didapatkan dari obat jenis non steroidal anti inflamatory drugs tersebut? Berikut ini diantaranya yang patut untuk diketahui, sehingga tidak salah pakai, yaitu:

  1. Digunakan untuk meredakan demam, jenis obat yang satu ini bisa dipakai untuk menurunkan suhu tubuh atau ketika terkena demam. Tentunya dengan dosis yang sesuai dengan kebutuhan.
  2. Dapat meredakan peradangan yang terjadi pada tubuh.
  3. Mengatasi sakit gigi, obat tersebut dapat dipakai untuk meringankan gejala sakit gigi, sehingga tidak berangsur terlalu lama.
  4. Mengobati sakit kepala.
  5. Mengatasi rasa nyeri pada punggung.
  6. Mengatasi gejala nyeri pada penderita arthritis.
  7. Mengurangi rasa nyeri saat haid atau menstruasi.
  8. Mengurangi rasa sakit pada luka ringan.
  9. Mengurangi gejala influenza, termasuk diantaranya adalah demam dan juga sakit kepala.
  10. Bisa mengurangi terjadinya pembengkakan yang ada pada bagian tubuh.

Pada dasarnya fungsi dari obat yang satu ini memang untuk menghilangkan kesadaran sehingga rasa sakit yang dialami tersebut perlahan bisa mereda. Karena ketika tubuh merasakan nyeri atau sakit tersebut, sebenarnya tengah mengeluarkan zat kimia yang bernama protaglandin. Fungsi dari obat yang satu ini adalah untuk mengurangi dan juga menghentikan produksi dari zat tersebut. Sehingga rasa nyeri nantinya juga bisa hilang.

Hanya saja dalam konsumsinya sendiri tidak boleh dicampurkan atau bersamaan dengan obat-obatan lain atau justru nantinya hanya akan memperparah kondisi. Seperti jika seandainya orang tersebut juga mengonsumsi obat jenis lain layaknya sidofovir, kemudian juga ketorolac, aspirin, warfarin dan juga jenis obat diuretik. Sehingga harus dikonsultasikan dengan dokter jika seandainya Anda menderita beberapa gangguan kesehatan. Adapun juga beberapa kalangan atau orang yang tidak boleh mengonsumsi obat pereda nyeri tersebut, diantaranya adalah:

  1. Orang yang memiliki penyakit gagal jantung parah, karena bisa memperburuk kondisi kesehatan jantung.
  2. Memiliki penyakit hati yang akut.
  3. Sebelumnya memiliki riwayat peradangan atau luka yang terjadi pada bagian pencernaan.
  4. Memiliki riwayat alergi, khususnya terhadap golongan obat NSAID.

Sedangkan untuk beberapa kategori orang ini, maka konsumsinya harus berada di bawah pengawasan dokter, diantaranya adalah:

  1. Memiliki penyakit asma.
  2. Terdapat gangguan pada hati dan juga ginjal.
  3. Memiliki penyakit lupus.
  4. Terkena tekanan darah tinggi atau yang dikenal juga sebagai hipertensi.
  5. Mempunyai riwayat penyakit stroke.
  6. Bermasalah dengan kondisi kesehatan jantung, misalnya adalah pada orang yang mempunyai riwayat serangan jantung dan juga mengalami angina pektoris.
  7. Sebelumnya pernah mengalami pendarahan yang terjadi pada bagian perut.

Karena memang meskipun termasuk obat yang efektif, namun dalam beberapa kondisi jika seandainya dikonsumsi, maka bisa menyebabkan resiko berbahaya bagi yang mengonsumsinya. Untuk itu memang akan jauh lebih aman untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ibuprofen ini. Di pasaran ia juga dijual dalam dosis yang berbeda-beda, sesuaikan dengan kebutuhan saat mengonsumsinya.

tags: ,